Liputan6.com, Jakarta: Panitia Khusus Bologgate dan Bruneigate telah memegang sejumlah keterangan soal Skandal Bulog. Dari informasi puluhan saksi, Pansus hampir merampungkan kesimpulan kasus penggelapan dana Yayasan Binda Sejahtera Karyawan Badan Urusan Logistik senilai Rp 35 miliar tersebut. Karena itu, anggota Pansus Buloggate Zulvan Lindan kepada Indiarto Priadi di Studio SCTV Jakarta, Senin (22/1) petang.
Menurut dia, ketika bertemu dengan Pansus, Presiden Abdurrahman Wahid tak mau menjawab pertanyaan Pansus secara mendetil. Memang, Gus Dur menjelaskan pertemuannya dengan Jusuf Kalla dan mantan Wakil Kepala Bulog Sapuan. Pada pertemuan tersebut, Gus Dur menyatakan Pansus Buloggate illegal. "Padahal kita tidak menyelidiki hanya meminta keterangan," kata dia.
Tapi, dia menegaskan bahwa Pansus hampir merampungkan kesimpulan soal penilapan di tubuh Bulog. Berdasarkan kronologis peristiwa, anggota DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu mengatakan, Gus Dur terlibat dalam kasus tersebut. Namun, semuanya bakal dibahas melalui serangkaian rapat dan hasilnya ditentukan melalui rapat paripurna.(TNA)
Menurut dia, ketika bertemu dengan Pansus, Presiden Abdurrahman Wahid tak mau menjawab pertanyaan Pansus secara mendetil. Memang, Gus Dur menjelaskan pertemuannya dengan Jusuf Kalla dan mantan Wakil Kepala Bulog Sapuan. Pada pertemuan tersebut, Gus Dur menyatakan Pansus Buloggate illegal. "Padahal kita tidak menyelidiki hanya meminta keterangan," kata dia.
Tapi, dia menegaskan bahwa Pansus hampir merampungkan kesimpulan soal penilapan di tubuh Bulog. Berdasarkan kronologis peristiwa, anggota DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu mengatakan, Gus Dur terlibat dalam kasus tersebut. Namun, semuanya bakal dibahas melalui serangkaian rapat dan hasilnya ditentukan melalui rapat paripurna.(TNA)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370073/original/043104200_1791549729-IMG-20261009-WA0111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/346721/original/220101cDialog.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)